

Kasatpol PP, Sefnat Kambuaya (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA–Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Jayapura masih terus melakukan patroli peredaran minuman keras (Miras) di Kota Jayapura yang mana belakangan ini telah dibatasi peredarannya selama masa Paskah dan juga menjelang hari raya Idul Fitri.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan untuk memastikan tidak adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tertentu terkait dengan peredaran minuman keras di wilayah Kota Jayapura, selama puasa dan juga menjelang hari raya Idul Fitri,” kata Plt. Kasatpol PP Kota Jayapura, Sefnat Kambuaya, ketika dikonfirmasi Cendrawasih Pos Rabu (3/4) kemarin.
Kambuaya menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi terhadap oknum-oknum yang masih melakukan pelanggaran terhadap aturan Walikota Jayapura terkait pembatasan peredaran minuman keras selama masa puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri.
Karena itu, pihaknya telah menugaskan sejumlah anggota dan tim untuk melakukan patroli dan razia di sejumlah tempat di Kota Jayapura untuk memastikan tidak adanya orang-orang atau oknum melakukan pelanggaran terhadap peredaran minuman keras tersebut.
“Yang melanggar itu biasanya mereka yang menjual di jalanan ada yang pakai mobil seperti yang kemarin dan itu juga yang kita antisipasi. Kami tidak akan mentolerir para pelaku usaha yang berani melanggar aturan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Jayapura telah mengeluarkan surat edaran pembatasan penjualan minuman keras selama ibadah Paskah dan juga puasa dan hingga Idul Fitri nanti. Ketentuan Pemerintah Kota Jayapura ini diberlakukan untuk menekan terjadinya aktivitas masyarakat yang mengarah kepada terganggunya Kamtibmas di wilayah Kota Jayapura.
“Aturan ini kan supaya tidak ada orang mabuk-mabukan yang bisa saja mengganggu ketertiban umum,” bebernya.
Tidak hanya peredaran miras yang dibatasi, termasuk waktu buka tutup tempat hiburan malam juga dibatasi. Satpol PP akan terus melakukan pengawasan di lapangan sesuai dengan surat edaran penjabat Walikota Jayapura. Setelah itu dia meminta masyarakat di Kota Jayapura terutama para pelaku usaha yang menjual minuman keras maupun pengusaha hiburan malam supaya mematuhi pemberlakuan aturan tersebut. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…