Bakal Calon Walikota Jayapura Boy Markus Dawir mengatakan kedatangan keduanya di rumah Ketua LMA Port Numbay bentuk penghormatan kepada masyarakat adat. Sebab bagaimanapun Kota Jayapura tidak akan berjalan baik, tanpa didukung oleh masyarakat adat.
“Ini bentuk penghormatan kami kepada Ketua LMA Port Numbay, sehingga pasca mendaftar di KPU kami wajib melapor ke masyarakat adat sebagai pemilik tanah ini, sekaligus meminta doa restu dari mereka,” ujarnya.
Diapun mengatakan membangun Kota Jayapura tidak terlepas daei dukungan masyarakat adat oleh sebab itu, dengsn resmi mendaftar keduanya sowan ke rumah Ketua LMA Port Numbay dengan tujuan berdiskusi meminta masukan maupun saran dari mereka.
“Kita berharap dengan kunjungan ini masyarakat adat bisa satu suara untuk BMD-Dipo,” harapnya.
Sementara itu Bakal Calon Wakil Walikota Jayapura Dipo Wibowo menyampaikan jauh sebelum pilkada hubungan BMD-Dipo dengan ketua LMA Port znumbay sudah sangat dekat.
Momentum pilkada ini, keduanya sebagai masyarakat di Kota Jayapura wajib sowan meminta restu masyarakat adat.
“Kami berdua dengan tim semua lengkap dan sudah sering berkomunikasi dengan baliau (Ketua LMA) kita meminta doa dan restu serta dukungan penuh sebagai BMD sebagai anak adat,” tuturnya. (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…