

Polairud Polda Papua saat mengamankan pelaku yang melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Hamadi, Kota Jayapura, Kamis (31/7). (Foto/Humas Polda Papua)
JAYAPURA-Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Papua berhasil mengamankan seorang pria berinisial DA (56), yang diduga ngebom ikan atau melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak rakitan yang dikenal dengan sebutan Dopis. Aksi ilegal tersebut dilakukan di sekitar Pulau Kura-Kura, Perairan Hamadi Perikanan, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, pada Kamis (31/7).
Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol Andi Anugrah, melalui Kasubdit Gakkum AKP Richard Latuasan, mengungkapkan bahwa penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas illegal fishing di kawasan tersebut.
“Atas informasi tersebut, Tim Lidik Subdit Gakkum Dit Polairud segera bergerak ke lokasi menggunakan kapal Tactical 01 untuk memastikan kebenaran laporan,” jelas AKP Richard.
Setibanya di lokasi, tim mendapati sebuah perahu semang berwarna merah dengan corak putih dan kuning yang sesuai dengan ciri-ciri dalam laporan awal. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan seorang pria yang sedang berada di atas perahu tersebut bersama sejumlah barang bukti hasil penangkapan ikan secara ilegal.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku kedapatan membawa tiga ekor ikan jenis ekor pisau, dua senapan ikan, satu penggayung, satu serok ikan, dan satu korek api berwarna merah. Ia kemudian mengakui bahwa telah menggunakan bahan peledak jenis Dopis untuk menangkap ikan.
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…