Categories: METROPOLIS

Waspadai Peredaran Barang Kedaluwarsa!

JAYAPURA-Peredaran barang kedaluwarsa masih ditemukan di sejumlah pasar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jayapura. Kondisi ini dinilai merugikan konsumen serta berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua, A.Y. Imbenai mengatakan, masih rendahnya kesadaran pedagang dan konsumen menjadi penyebab utama maraknya produk kedaluwarsa yang beredar di pasaran.

“Pedagang memiliki kewajiban menjamin kenyamanan dan keamanan pembeli. Karena itu, barang dagangan harus dipastikan masih layak konsumsi dan tidak melewati masa kedaluwarsa,” ujarnya.

Dijelaskan, dalam pengawasan lapangan yang dilakukan Disperindag bersama Satgas Pangan, masih ditemukan produk makanan dan minuman yang telah melewati batas waktu konsumsi. Namun, sebagian pedagang mengaku tidak mengetahui bahwa barang yang dijual sudah kedaluwarsa.

“Ini menunjukkan masih kurangnya pemahaman pedagang. Karena itu, edukasi terus kami lakukan agar pedagang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan keselamatan konsumen,” katanya.

Selain pedagang, konsumen juga diminta lebih cermat dan bijak dalam berbelanja dengan selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk.

“Kepedulian ini harus datang dari dua sisi, baik penjual maupun pembeli. Konsumen harus berani menolak dan melapor jika menemukan barang yang sudah tidak layak konsumsi,” tambahnya.

Ia menegaskan, setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan. Barang yang terbukti kedaluwarsa akan disita dan pedagang yang melakukan pelanggaran berulang dapat dikenai sanksi tegas.

“Jika ditemukan pedagang yang nakal dan melakukan pelanggaran berulang, sanksinya bisa sampai pada pencabutan izin usaha. Ini demi melindungi kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Pihaknya berharap pengawasan dan edukasi yang terus dilakukan dapat meningkatkan kesadaran pedagang dan konsumen, sehingga peredaran barang kedaluwarsa di pasar dapat ditekan. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

9 hours ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

13 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

14 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

15 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

16 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

17 hours ago