

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo memberikan arahan disela kegiatan di kantor walikota, Jumat (28/11). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang terjadi pada tahun 2026 tidak boleh mengurangi kinerja perangkat daerah maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Wali Kota menyusul penurunan APBD Kota Jayapura dari Rp1,6 triliun menjadi Rp1,4 triliun tahun anggaran 2026 mendatang.
Menurut Abisai Rollo, efisiensi yang dilakukan pemerintah bukan berarti adanya pemotongan anggaran, melainkan pengalihan sebagian dana ke kementerian. Nantinya, kementerian akan menyalurkan kembali anggaran tersebut ke daerah sesuai kebutuhan, prioritas, dan program yang tengah dijalankan pemerintah pusat.
“Efisiensi ini sebenarnya bukan soal dipotong, tetapi anggaran tersebut dialihkan ke kementerian. Nanti kementerian yang realisasi ke daerah-daerah sesuai kebutuhan dan program-program yang mereka jalankan,” jelas Abisai Rollo di sela kegiatan di kantor walikota, Jumat (28/11).
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap memaksimalkan program kerja yang telah direncanakan. Wali Kota menekankan bahwa tujuan dan sasaran setiap program harus tetap dicapai, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi pemerintah kota di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…