Abisai juga memastikan bahwa sektor-sektor strategis seperti kesehatan dan pendidikan tetap menjadi perhatian utama pada tahun anggaran 2026. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik, sehingga masyarakat tetap mendapatkan layanan yang baik tanpa terganggu oleh penyesuaian anggaran.
“Pelayanan yang maksimal tetap harus diperhatikan, sehingga masyarakat tetap dilayani dengan baik,” tegasnya.
Dengan langkah efisiensi yang tepat dan fokus pada prioritas pembangunan, Pemerintah Kota Jayapura optimistis penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan efektif meski APBD mengalami penurunan.(kim/tri)
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…