

ANTRE SOLAR_Sejumlah kendaraan yang antre untuk mendapatkan BBM jenis solar di SPBU Tanah Hitam beberapa waktu lalu. DPRP memberikan batas waktu sepekan untuk Pertamina mengatasi masalah antrean ini. (foto:Dok/Cepos)
JAYAPURA–DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku untuk mengevaluasi dan mencari solusi atas antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota dan Kabupaten Jayapura.
Desakan tersebut disampaikan Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai saat memimpin rapat bersama Komisi IV DPR Papua dengan jajaran PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku di Kantor Pertamina, Kamis (30/7).
Dalam pertemuan itu, DPR Papua meminta Pertamina segera menindaklanjuti berbagai solusi yang telah dibahas, mulai dari pengaturan jam operasional hingga penguatan pengawasan di SPBU.
“Kami berharap paling lambat satu minggu sudah ada perubahan. Kalau tidak ada perubahan, kami akan kembali datang atau langsung menyurat ke Jakarta agar dilakukan evaluasi terhadap manajemen Pertamina di Papua,” tegas Denny.
Ia menegaskan, DPR Papua datang membawa aspirasi masyarakat sehingga hasil pertemuan tersebut tidak boleh berhenti sebatas pembahasan tanpa tindak lanjut nyata.
“Pertemuan ini bukan sekadar datang, bicara, makan buah lalu pulang. Harus ada langkah konkret yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bonai menambahkan, apabila dalam waktu satu pekan tidak ada perbaikan, DPR Papua akan menyampaikan surat resmi kepada Kementerian BUMN maupun Direksi Pertamina agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran Pertamina di Papua.
“Karena pertemuan kita hari ini, dioertanggungjawabkan kepada masyarakat, jika tidak bisa dibereskan maka kami akam datang lagi ke Pertamina, tapi juga kami akan menyurat ke pusat untuk evaluasi kinerja jajaran Pertamina,” tegasnya
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…