

Prakirawan Cuaca BMKG Jayapura saat memantau kondisi cuaca di wilayah Papua.( Foto/Dok. BMKG
JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Jayapura memprediksi awal April 2026 masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Papua, meskipun sudah memasuki masa peralihan (pancaroba) menuju musim kemarau.
Hal ini disampaikan Finnyalia Napitupulu, selaku Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG Papua kepada Cenderawasih Pos, Senin (30/3). Menurutnya kondisi ini terjadi karena aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial pada periode tersebut.
Fenomena MJO ini diprediksi aktif di wilayah Samudra Hindia hingga sebagian besar Pulau Papua, terkhususnya perairan utara Papua. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan curah hujan, terutama di wilayah perairan dan daratan Indonesia.
“Secara umum, pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga intensitas hujan cenderung meningkat pada periode Monsun Barat/Asia yang membawa banyak massa udara lembap ke wilayah Papua yang saat ini sedang berlangsung,” jelasnya.
Ungkapnya, pada periode Monsun Asia saat ini, potensi peningkatan intensitas hujan cukup tinggi di sebagian besar wilayah Papua dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang. Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan pemanasan permukaan yang mendorong pertumbuhan awan Cumulonimbus (awan badai).
Serta, anomali suhu muka laut di perairan utara Papua terpantau berada pada kondisi positif, yang berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan di wilayah utara Provinsi Papua.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…