

Empat pria asal PNG saat diamankan tim Satrol Lantamal X Jayapura pada Kamis (28/3). Aparat menduga jika keempatnya melupakan pelintas batas illegal. (foto:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Empat warga Papua New Guinea (PNG) masing – masing SO, TS, AO dan BT terpaksa berurusan dengan aparat TNI AL setelah dilakukan penyergapan usai dicurigai melakukan lintas batas yang tidak sesuai prosedur.
Tim X Quick Respon yang diturunkan membackup tim Posal Skow akhirnya berhasil menghentikan laju speedboat yang ditumpangi empat pria asal PNG tersebut dan dilakukan penggeledahan.
Hasilnya ditemukan 5 gen yang berisi 175 liter BBM. Setelah itu dilakukan penggeledahan dan ditemukan ganja kering seberat 2,8 gram. Usai dimintai keterangan singkat, tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke pihak keimigrasian.
“Keempat orang ini kami tangkap pada Rabu (27/3) sekira pukul 10.35 WIT saat anggota kami menggelar operasi rutin perbatasan,” kata Dansatrol, Letkol Pelaut Obet kepada wartawan di Mako Satrol Jayapura, Kamis (28/3).
Obet menjelaskan bahwa pada patok perbatasan laut antara RI dan PNG tim Posal Skow memonitor adanya perintas batas 1 speedboat dari Skow Yambe. Lalu dilakukan pengejaran dan penyelidikan kemudian Posal menghubungi Satrol untuk perkuatan untuk penindakan.
“Kamipun mengirimkan 1 tim X Quick Respon ke Posal dan mengamankan 1 speed dan 4 WNA,” beber Letkol Obet.
Page: 1 2
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…