Setelah itu setelah dicek kartu pelintas batas ternyata hanya 3 orang yang memiliki sedangkan 1 lagi tanpa identitas. “Kami periksa lebih lanjut ditemukan ganja,” tambahnya.
Disini Letkol Obet menyebut soal bahan bakar patut diduga adalah barang yang diselundupkan sedangkan narkoba jelas bertentangan dengan undang – undang.
“Yang pasti segala bentuk tindak pidana di wilayah perbatasan kami siap menindak, sebab bisa saya katakan bahwa saat ini Papua darurat narkoba sehingga harus benar – benar diperangi,” tutupnya.
Usai menggelar press rilis, keempat WNA ini beserta barang buktinya langsung dilimpahkan penanganannya ke keimigrasian. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…