Setelah itu setelah dicek kartu pelintas batas ternyata hanya 3 orang yang memiliki sedangkan 1 lagi tanpa identitas. “Kami periksa lebih lanjut ditemukan ganja,” tambahnya.
Disini Letkol Obet menyebut soal bahan bakar patut diduga adalah barang yang diselundupkan sedangkan narkoba jelas bertentangan dengan undang – undang.
“Yang pasti segala bentuk tindak pidana di wilayah perbatasan kami siap menindak, sebab bisa saya katakan bahwa saat ini Papua darurat narkoba sehingga harus benar – benar diperangi,” tutupnya.
Usai menggelar press rilis, keempat WNA ini beserta barang buktinya langsung dilimpahkan penanganannya ke keimigrasian. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…