Setelah itu setelah dicek kartu pelintas batas ternyata hanya 3 orang yang memiliki sedangkan 1 lagi tanpa identitas. “Kami periksa lebih lanjut ditemukan ganja,” tambahnya.
Disini Letkol Obet menyebut soal bahan bakar patut diduga adalah barang yang diselundupkan sedangkan narkoba jelas bertentangan dengan undang – undang.
“Yang pasti segala bentuk tindak pidana di wilayah perbatasan kami siap menindak, sebab bisa saya katakan bahwa saat ini Papua darurat narkoba sehingga harus benar – benar diperangi,” tutupnya.
Usai menggelar press rilis, keempat WNA ini beserta barang buktinya langsung dilimpahkan penanganannya ke keimigrasian. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…
Aset gedung yang dikembalikan tersebut berupa Gedung Negara yang digunakan sebagai Kantor Gubernur Papua Selatan…