Categories: METROPOLIS

Basuh Kaki, Teladan Yesus agar Manusia Mengasihi Sesama

JAYAPURA-Mengawali perayaan Tri Hari Suci, umat katolik di seluruh dunia, termasuk di Kota Jayapura mengikuti perayaan Kamis Putih pada Kamis (28/3) malam dan dilanjutkan dengan perayaan Jumat Agung, Jumat (29/3) kemarin. Ratusan umat Katolik terlihat juga menghadiri  perayaan misa Kamis Putih dan Jumat Agung di Gereja st. Agustinus Entrop, Kota Jayapura, Kamis (28/3).

   Misa kamis putih  yang menjadi awal dari Tri Hari Suci tersebut merupakan kenangan perjamuan terakhir  Yesus dengan murid-murid-Nya di hari terakhir. Misa dipimpin langsung oleh, Uskup Emiritus Keuskupan Jayapura  Mgr. Leo Laba Ladjar, O.F.M,. perayaan kamis putih ini juga diwarnai  pembasuhan kaki para rasul yang diperangkan oleh perwakilan umat Kombas.

     Dalam homilinya Uskup Leo menyampaikan misa Kamis Putih dirayakan dengan ekaristasi, tujuannya untuk mengenang  kembali kisah Yesus  sebelum disalibkan. “Tapi juga untuk mengenangkan kembali pengurbanan tubuh dan darahNya (Yesus red) yang ditumpahkam untuk kita,” ucap Uskup Leo saat homili.

  Hal lain dari malam kamis putih, kata Uskup Leo, mengenang kasih Yesus yang mendalam, dimana dia menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan, demi mengasihi umat manusia. Hal itupun ditandai dengan pembasuan kaki murid muridnya.  “Cuci kaki lambang cinta kasih Yesus kepada  kita,”ungkapnya.

  Uskup emeritus Leo mengatakan kisah perjamuan dan pembasuhan kaki yang dilakukan oleh Yesus kepada muridnya ini memberikan pesan kepada manusia untuk selaku membersihkan diri dari segala dosanya. “Misalnya didalam kehidupan keluarga, suami istri saling membersihkan jiwa, saling mengasihi sesama, karena itulah bagian dari pembersihan kaki yang dilakukan Yesus kepada muridnya,” tuturnnya.

   Sementara itu, seleh perayaan Kamis Putih, umat Katolik kemarin juga merayakan Jumat Agung. Perayaan mengenang sengsara dan wafat Yesus di kayu  Salib ini  ditandai dengan penghormatan Salib Yesus.

  Di Gereja Katolik Paroki  Gembala Baik Abepura, perayaan Jumat Agung kemarin, juga diwarnai dengan Tablo atau jalan salib hidup yang diperankan oleh Orang Muda Katolik dan kelompok kategorial yang ada di Paroki  Gembala Baik Abepura.   (cr-278/rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

18 hours ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

19 hours ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

20 hours ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

20 hours ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

21 hours ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

21 hours ago