

ASN di lingkungan Pemkab Mimika mengikuti apel gabungan OPD perdana pasca libur Lebaran, di Lapangan Kantor Puspem, Senin (30/3/2026). (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, angkat bicara mengenai gelombang unjuk rasa terkait perombakan jabatan (rolling jabatan) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika yang sempat memicu kontroversi.
Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa ada pihak yang sengaja membuat retak hubungannya dengan Wakil Bupati.
“Niatnya untuk memecah belah saya dengan bupati, seolah-olah semua keputusan itu saya dan wakil bupati tidak tahu apa-apa,” tegas Bupati saat memimpin apel gabungan OPD di Lapangan Kantor Puspem, Senin (30/3).
Bupati mencium adanya pola lama yang sengaja dimainkan oleh oknum tertentu untuk menciptakan instabilitas di internal pemerintahan. Ia bahkan mengklaim telah mengantongi sejumlah nama yang diduga menjadi dalang di balik gerakan tersebut.
Page: 1 2
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum kepada bangsa…
Keterangan yang diberikan Dalu akan menjadi bahan pertimbangan penyidik untuk menentukan langkah pemeriksaan berikutnya. Juru…
Dari video yang beredar terlihat sejumlah wartawan yang menunggu sempat melontarkan pernyataan mengapa yang mengenakan…
Dari pernyataan bersama organisasi pers dan jurnalis yang terdiri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi…
Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya,…
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, baik pembangunan…