

drg. Maryen Braweri, M.Kes (foto:Yohana/Cepos)
Direktur RSUD Yowari Klarifikasi Penanganan Pasien Korban Petasan
SENTANI – Direktur RSUD Yowari, drg. Maryen Braweri, M.Kes, memberikan klarifikasi terkait informasi penanganan pasien korban petasan yang sempat menjadi perhatian publik.
Ia menjelaskan bahwa pasien tersebut masuk ke RSUD Yowari dan langsung mendapat penanganan medis sesuai instruksi dokter penanggung jawab, yakni dokter spesialis ortopedi.
“Pasien bahkan telah dijadwalkan menjalani operasi pada hari Senin (29/12), dan ibu dari pasien sudah menyatakan persetujuan tindakan medis dan menandatangani rekam medis,” jelas drg. Maryen, Minggu (28/12), saat dihubungi via telepon.
Namun, sekitar lima jam kemudian, pihak keluarga meminta agar pasien dirujuk ke RS Bhayangkara dengan alasan adanya keluarga yang bekerja di rumah sakit tersebut. Permintaan ini kemudian disampaikan oleh dokter jaga IGD kepada dokter penanggung jawab, yaitu dokter spesialis ortopedi.
Lanjut Maryen, menyampaikan kesiapan tim medis RSUD Yowari untuk melaksanakan operasi pada pukul 20.00 WIT di hari yang sama. Informasi tersebut telah disampaikan kembali oleh dokter jaga IGD kepada pihak keluarga pasien.
“Meski demikian, keluarga tetap keberatan dan bersikeras meminta rujukan ke RS Bhayangkara. Mereka kemudian menandatangani surat pernyataan bermeterai yang menyatakan penolakan untuk dirawat di RSUD Yowari,” ungkapnya.
Page: 1 2
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban…
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Papua menyebut bahwa produksi sampah di daerah…
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
epala Suku Wouma Kurima Hamzah Lantipo menyatakan usai konflik pada 15 Mei lalu selanjutnya tak…