Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pemalangan di tempat-tempat pelayanan publik seperti sekolah, puskesmas, maupun kantor pemerintahan.
“Khusus sekolah, saya mohon dari ujung rambut sampai ujung kaki, jangan dipalang. Apalagi saat anak-anak sedang ujian. Jangan kita hambat masa depan mereka,” katanya.
Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci kemajuan daerah, sehingga segala bentuk gangguan terhadap aktivitas belajar harus dihindari.
“Kalau sekolah dipalang, sama saja kita menghambat masa depan anak-anak kita sendiri. Mari kita jaga bersama,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Bayang-bayang tapal batas yang membentang di tanah Papua tak mampu memagari jejak Ben Alois Natkime.…