Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pemalangan di tempat-tempat pelayanan publik seperti sekolah, puskesmas, maupun kantor pemerintahan.
“Khusus sekolah, saya mohon dari ujung rambut sampai ujung kaki, jangan dipalang. Apalagi saat anak-anak sedang ujian. Jangan kita hambat masa depan mereka,” katanya.
Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci kemajuan daerah, sehingga segala bentuk gangguan terhadap aktivitas belajar harus dihindari.
“Kalau sekolah dipalang, sama saja kita menghambat masa depan anak-anak kita sendiri. Mari kita jaga bersama,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…