Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pemalangan di tempat-tempat pelayanan publik seperti sekolah, puskesmas, maupun kantor pemerintahan.
“Khusus sekolah, saya mohon dari ujung rambut sampai ujung kaki, jangan dipalang. Apalagi saat anak-anak sedang ujian. Jangan kita hambat masa depan mereka,” katanya.
Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci kemajuan daerah, sehingga segala bentuk gangguan terhadap aktivitas belajar harus dihindari.
“Kalau sekolah dipalang, sama saja kita menghambat masa depan anak-anak kita sendiri. Mari kita jaga bersama,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…