Categories: SENTANI

Warga Kampung Mengaku Enggan Beraktivitas di Kota

Terminal tunggu penumpang di Pantai  Yahim terlihat sepi setelah ada pembatasan aktivitas masyarakat oleh Pemkab Jayapura, Minggu (29/3). ( foto:Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Sebagian besar masyarakat kampung yang ada di Danau Sentani mengaku enggan dan takut beraktivitas di Kota Sentani setalah adanya informasi merebaknya virus Corona di Papua. 

“Kami umumnya ada di kampung, kami  takut beraktivitas di luar,”ungkap Steven salah satu warga Danau Sentani saat ditemui media ini di Dermaga Yahim Sentani, Sabtu (28/3).

Dia mengatakan, saat ini warga lebih banyak berdiam di kampung karena khawatir terjangkit virus Corona.  Dia mengakui, saat ini warga kampung yang tinggal di sekitar Danau Sentani akan meninggalkan kampung atau ke kota hanya untuk keperluan yang sangat penting.

“Misalnya saya hari ini terpaksa datang ke kota untuk beli beras, padahal kemarin baru saya ke sini (kota) untuk  beli obat karena anak saya demam,” jelasnya.

Dia mengaku, sejak  pemerintah memberlakukan pembatasan aktivitas bagi masyarakat, kesibukan masyarakat di danau sudah berkurang.  Hal  ini bisa terlihat dari lalulintas perahu di daerah danau  yang saat ini berkurang dari biasanya.

“Kita bisa lihat dari warga yang beraktivitas di danau selama beberapa hari ini sangat kurang, padahal sebelum adanya isu Corona ini,  kesibukan masyarakat di danau normal,”jelasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura telah mengeluarkan isntruksi  pembatasan aktivitas bagi masyarakat. Kebijakan itu diambil pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corono atau Covid-19 di Kabupaten Jayapura. Pemerintah juga membatasi waktu operasional, toko,  swalayan, kios dan tempat umum lainnya  dari pukul 08.00 WIT sampai pukul 14.00 WIT. Namun ada pengecualian, khusus untuk apotik tetap diperbolehkan tetap membuka pelayanan selama 24 jam.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

12 minutes ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

1 hour ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

2 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

4 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

5 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

6 hours ago