Categories: SENTANI

Penyebab Kebakaran Masih Dilakukan Penyelidikan

Sementara itu, dari hasil keterangan Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, kejadian kebakaran yang melahap empat petak ruko, termasuk sebuah toko kelontong milik H. Lafuda, serta Warung Makan Lestari Kediri yang dikelola oleh Hj. Sumiyati, Jumat (25/10) lalu, bahwa pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran tersebut pada pukul 17.57 WIT.

Personil Polres Jayapura, dipimpin oleh Kapolres dan didampingi Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi, S.H., serta Kapolsek Kota Kompol Mansyur, langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman dan membantu proses pemadaman.

Personil gabungan dari Polres Jayapura, Polsek Sentani Kota, serta satu peleton Batalyon RK 751 VJS turut membantu proses pemadaman api. Selain itu, mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi termasuk PT. Angkasapura 1 serta kendaraan water cannon milik Polres Jayapura dikerahkan untuk mempercepat upaya pemadaman.

“Kami mengapresiasi kerja sama masyarakat dalam membantu pemadaman awal. Api berhasil diredam sekitar pukul 20.00 WIT meski masih ada titik-titik kecil yang terus dipadamkan hingga pukul 21.00 WIT,” ujar Kapolres Jayapura.

Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat berasal dari Toko Pecah Belah milik H. Lafuda. Saksi Angki menyatakan melihat titik api muncul dari toko tersebut dan langsung berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. Hj. Sumiyati, pemilik Warung Makan Lestari Kediri, mengungkapkan bahwa ia mendengar keributan di luar ruko setelah menutup tokonya sekitar pukul 17.30 WIT. Ketika keluar, ia melihat api sudah membesar di toko kelontong di sebelah rukonya.

Kapolres Jayapura menyatakan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Saat ini, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari para saksi yang memiliki penjelasan berbeda mengenai asal api. Tim dari Sat Reskrim Polres Jayapura telah memasang garis polisi di sekitar lokasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah TKP guna memastikan penyebab kebakaran.

“Kami akan melakukan penyelidikan lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran ini. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada berita hoax yang mungkin disebarkan oleh oknum tertentu untuk memicu keresahan,”tandasnya.(dil)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Selalu Dapat Untung Ketika Persipura Main, Tapi Saat Kericuhan Menimbulkan TraumaSelalu Dapat Untung Ketika Persipura Main, Tapi Saat Kericuhan Menimbulkan Trauma

Selalu Dapat Untung Ketika Persipura Main, Tapi Saat Kericuhan Menimbulkan Trauma

Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…

1 day ago

Diminta Kerja Lebih Maksimal, Hasil Monitoring Harus Jadi Bahan Evaluasi Semua OPD

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

1 day ago

Edarkan Tramadol Ribuan Butir, Seorang Pemuda Bekuk

Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…

1 day ago

Banyak Perusahaan Diduga Langgar Hak Pekerja, Disnaker Kesulitan Bertindak Karena Karyawan Tak Berani Melapor

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan masih banyak oknum perusahaan di…

1 day ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

1 day ago

Presiden Bantu 10 Sapi Kurban, Berat di Atas 800 Kg

Plh Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Irene Pagawak mengatakan seluruh sapi bantuan presiden…

1 day ago