Categories: SENTANI

Penyebab Kebakaran Masih Dilakukan Penyelidikan

Pemkab Akui Masih Minim Sarpras di Bidang Damkar

SENTANI -Musibah kebakaran yang menghanguskan empat Ruko di jalan keluar Pasar Baru “Phaara”, Sentani, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat malam (25/10/2024)lalu, sekira pukul 17.58 WIT sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan.

Terkait hal ini, Sekda Kabupaten Jayapura Hana S.Hikoyabi mengaku, sangat prihatin atas kejadian tersebut, diharapkan kedepannya tidak ada kejadian seperti ini terulang kembali karena akan menimbulkan kerugian secara materil dan non materil.

Hal lainnya, jika memang nanti dalam penyelidikan sebab kebakaran tersebut disebabkan akibat kelalaian manusia diharapkan ini tidak terulang kembali, karena jika sampai terjadi kebakaran tentunya yang mengalami dampak tidak hanya yang bersangkutan tapi juga disekelilingnya, sehingga diharapkan semua wajib hati hati dan waspada terhadap pemicu terjadinya kebakaran apakah dalam penggunaan kompor gas, membuat jaringan instalasi listrik supaya tidak sampai terjadi korsleting listrik, menyalakan korek api, maupun hal lainnya yang bisa memicu terjadinya kebakaran.

Diakui, Pemkab Jayapura mengaku, memang untuk sarana dan prasarana dalam menunjang Bidang Damkar memang sangat lemah, karena secara unit armada Damkar sangat minim sekali, apalagi jumlah penduduk, pemukiman, perumahan dan tempat usaha khususnya di wilayah Sentani terus meningkatkan, jika tidak dibarengi dengan permintaan fasilitas Sarpras di Bidang Damkar tentu jika terjadi kebakaran dampaknya kerugian yang besar akan dirasakan masyarakat.

Oleh sebab itu, Sekda kedepannya akan mendorong Pemkab Jayapura bisa menambah lagi Armada Damkar dengan meminta bantuan dari Pemerintah pusat melalui BNPB karena Bidang Damkar Kabupaten Jayapura dibawah dari BPBD Kabupaten Jayapura, jika memang tidak berhasil maka dijaga melalui Dana Otsus bisa digunakan untuk membeli Armada Damkar baru dan nanti minta persetujuan dari DPR Kabupaten Jayapura karena dana untuk pengadaan armada Damkar dibutuhkan dana tidak sedikit karena sampai miliaran rupiah.

“Kalau kita menggunakan dana APBD tentu sangat terbatas sekali, jadi kita harap dibantu dari BNPB atau lewat dana Otsus, jika tidak maka sangat sulit untuk pengadaan armada Damkar karena jika dibeli sampai miliaran rupiah,”jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

1 day ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

1 day ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

1 day ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

1 day ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

1 day ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

1 day ago