

Khairul lie (foto: Robert Mboik Cepos)
SENTANI-Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jayapura, khususnya bagi siswa-siswi di daerah zona merah penyebaran Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura menyarankan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di daerah zona merah ditunda lagi.
“Ada peningkatan kasus di zona merah ini, kita sarankan kalau di zona merah jangan dulu tatap muka. Tapi kalau di zona kuning atau hijau, bisa tatap muka,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie saat dikonfirmasi media ini di Kantor Bupati Jayapura, Senin, (28/6) kemarin.
Sehubungan dengan itu, kata dia, urusan tatap muka dalam KBM ini sebenarnya menjadi tanggung jawab dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia dalam hal ini dinas pendidikan di masing-masing daerah. Sementara dinas kesehatan hanya memastikan seluruh protokol kesehatan yang disyaratkan bagi guru dan anak didik harus terpenuhi.
Pelaksanaan tatap muka ini juga pastinya harus mendapat persetujuan dari orang tua siswa.
Sebelumnya Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura setelah menyatakan kesiapannya untuk KBM tatap muka di tahun ajaran baru ini. Namun hal itu juga harus mendapat arahan dari kepala daerah, termasuk meminta persetujuan dari orang tua siswa di masing-masing sekolah. (roy/tho)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…