

susana wanggai
JAYAPURA – Aktivitas pembukaan Pos Lintas Batas khusus untuk barang kembali ditunda. Mengingat situasi saat ini dan demi kepentingan bersama kedua negara yaitu RI –PNG.
Kepala Biro Perjalanan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai menjelaskan, upaya pembukaan akses diperbatasan RI- PNG, khusus untuk barang dan perdagangan tengah dilakukan.
“Apalagi dengan situasi pandemi seperti saat ini, pastinya kita tidak bisa tinggal diam, karena kedua masyarakat sangat membutuhkan akses antar kedua Negara. Dengan mempertimbangakan segala sesuatu maka kedua pemerintah yakni Indonesia dan PNG sepakat mengambil kebijakan tersebut,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (28/6).
Lanjutnya, pembukaan transaksi barang antar dua negera tersebut, disepakati seminggu dua kali dilakukan, yaitu Selasa dan Kamis. Akan tetapi dengan kondisi saat ini, dimana kasus Covid-19 di masing-masing negara mulai meningkat kembali, maka akses ditunda lagi.
“Kedua negara telah sepakat untuk menunda akses pengiriman barang, demi kebaikan bersama. Kami juga sedang mempersiapkan instrumen,” tambahnya.
Diakuinya, untuk saat ini pihaknya masih melihat dan mempelajari situasi ke depan seperti apa. Penundaan ini bukan berarti tutup total, hanya ditunda sampai situasi membaik. (ana/ary)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…