Categories: SENTANI

Pedagang Diminta Tidak Jual Barang Kedaluwarsa

Disperindag Provinsi Papua Balai POM Jayapura, Satgas Pangan, Reskrim Ekonomi saat melakukan Sidak di salah satu toko di depan Pos 7 Sentani, Minggu pekan lalu.( FOTO : Yewen/Cepos)


Termasuk Naikan Harga Sewenang-wenang

SENTANI-Untuk mengantisipasi adanya pedagang Bahan Pokok (Bapok) yang menjual barang yang kedaluwarsa menjelang hari raya Idul Fitri di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, maka Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Papua meminta agar para pedagang tidak menjual barang-barang yang sudah kedaluwarsa.

Selain itu, Disperindag Provinsi Papua meminta para pedagang Bapok untuk tidak menaikkan harga Bapok secara sewenang-wenang atau melampaui batas yang ditentukan, kenaikan Bapok harus sesuai standar yang ada.

Sekretaris Disperindag Provinsi Papua, Mathius Toding mengungkapkan, pihaknya setiap hari memantau Bapok di pasaran, sehingga sangat kecil kemungkinan adanya pedagang Bapok yang nakal untuk menjual barang-barang yang kedaluwarasa maupun menaikkan harga secara sewenang-wenang.

“Kalaupun ada yang nakal, kita ada Satgas Pangan. Jadi mereka ini sudah dikasih wewenang oleh pemerintah untuk menindak bagi siapa atau pengusaha yang bermain, terkait Bapok ini,”ungkapnya kepada wartawan di sela-sela pasar murah di Komba, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Jumat (24/5).

Mathius menyampaikan, harga Bapok kebutuhan masyarakat tidak boleh main-main, apalagi menjelang Lebaran.  

“Ada Balai POM, Reskrim Ekonomi, Reskrimsus, Satgas Pangan dan dari Dinas Perindag. Semua turun ke lapangan untuk memantau Bapok yang dijual di pasar,”ujarnya.

Dia mengharapkan kepada masyarakat jika melihat hal-hal yang tidak beres di lapangan agar segera melaporkan ke instansi terkait. 

“Saya imbau kepada toko, supermarket dan apapun itu, jangan sekali-sekali menggunakan kesempatan, karena banyak permintaan. Jika ada yang kami temukan jula barang kedaluwarsa maka langsung dikasih sanksi. Kita tidak boleh main-main dengan bahan pangan, karena menyangkut keselamatan hidup orang banyak,”pungkasnya.(bet/tho)

newsportal

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

3 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

10 hours ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

11 hours ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

24 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

1 day ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

1 day ago