

Lilian Suebu
SENTANI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura, kini memiliki terobosan baru dalam upaya menekan angka penyakit menular.
Melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), telah dibentuk Kader Integrasi, yang tidak hanya fokus pada malaria, tetapi juga turut berperan dalam memberikan edukasi terkait tuberkulosis (TB) dan HIV kepada masyarakat.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu, menjelaskan, sebelumnya para kader hanya bertugas menangani malaria.
Namun kini, melalui program integrasi, peran mereka diperluas. Meski tidak sampai pada tahap pengobatan, kader diberikan bekal pengetahuan tentang TB dan HIV agar bisa melakukan edukasi, sosialisasi, serta pelaporan awal kepada Puskesmas.
“Misalnya saat pemeriksaan malaria, ada waktu sekitar 15 menit menunggu hasil. Nah, waktu itu bisa dimanfaatkan kader untuk menjelaskan apa itu TB dan HIV kepada masyarakat. Jika ditemukan gejala, kader akan melaporkannya ke Puskesmas untuk ditindaklanjuti,” ungkap Lilian, Kamis (21/8)
Page: 1 2
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…