Categories: SENTANI

RSUD Yowari Pastikan Layanan Gratis Otsus Tetap Berjalan

SENTANI – Direktur RSUD Yowari, drg. Maryen Braweri, M.Kes, memastikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Jayapura yang tidak memiliki jaminan kesehatan tetap berjalan hingga akhir tahun, meskipun anggaran Otonomi Khusus (Otsus) hampir sepenuhnya terealisasi.

Maryen menjelaskan, pada tahun anggaran berjalan RSUD Yowari mengalokasikan dana Otsus sebesar Rp1 miliar untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat tanpa jaminan kesehatan maupun pasien yang tidak dapat diklaim melalui BPJS.

“Dari Rp 1 miliar itu, realisasinya sudah mencapai Rp900 juta lebih sampai bulan November. Untuk bulan Desember, pelayanan tetap berjalan, hanya saja klaim jasa petugas akan dibayarkan pada tahun anggaran berikutnya karena anggaran sudah ditutup,” jelasnya.

Ia menegaskan, keterbatasan waktu administrasi tidak menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh pasien tetap dilayani, sementara pencatatan dan klaim dilakukan berdasarkan data pelayanan riil di lapangan.

Berdasarkan data RSUD Yowari, jumlah pasien Otsus yang dilayani selama periode November 2024 hingga November 2025 tercatat sebanyak 765 pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap. Jumlah tersebut termasuk pasien yang melakukan kunjungan berulang untuk kontrol.

“Pasien-pasien ini umumnya tidak memiliki jaminan kesehatan atau BPJS-nya tidak aktif. Ada juga kasus yang tidak ditanggung BPJS, seperti korban kekerasan dalam rumah tangga, kecelakaan akibat mabuk, atau tindakan medis tertentu yang tidak masuk klaim BPJS,” ungkap Maryen.

Penyakit yang paling banyak ditangani antara lain malaria dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), meskipun data rinci 10 besar penyakit masih direkap secara khusus.

Maryen juga menjelaskan mekanisme rujukan pasien Otsus ke rumah sakit lain di Kota Jayapura. Untuk pasien tanpa jaminan yang dirujuk, RSUD Yowari akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.

“Dinas Kesehatan sudah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan seluruh rumah sakit rujukan, seperti RSUD Dok II, Dian Harapan, Abepura, Bhayangkara, dan lainnya. Jadi pasien Otsus tetap dijamin pembiayaannya oleh Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

7 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

8 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

9 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

10 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

11 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

12 hours ago