

Masyarakat Kampung Putali, Kabupaten Jayapuramenyambut kehadiran calon gubernur Papua No urut 1 BTM bersama Istri, Senin (19/5).
JAYAPURA-Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), bersama sang istri Kristina Luluporo Mano, memenuhi undangan masyarakat adat Kampung Putali, Kabupaten Jayapura, Senin (19/5).
Kehadiran mereka disambut hangat oleh warga setempat dengan iring-iringan khas di atas Danau Sentani. BTM dan rombongan menyeberangi Danau Sentani dari Dermaga Khalkote menggunakan Kapal Asei Faa.
Ondo Folo Kampung Putali, Nulce Oktovianus Monim, menyampaikan bahwa masyarakat setempat sejak lama telah bersepakat mendukung BTM sebagai calon gubernur, mengingat rekam jejaknya dan identitasnya sebagai anak asli Tabi.“Kami di sini, sepakat menjaga hak kesulungan kami untuk BTM-CK,” ujar Nulce.
Ia menambahkan bahwa keputusan mendukung BTM telah disepakati bersama para Ondo Afi dan Ketua Dewan Adat Sentani, sehingga menjadi ketetapan bersama yang wajib diikuti seluruh warga.
” Kita semua minum dari danau yang sama, mencari makan dari hutan dan dusun sagu yang sama. Maka mari kita bersatu mempertahankan hak kesulungan kita,”tegasnya.
Dalam sambutannya, BTM menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas sambutan hangat serta dukungan tulus dari masyarakat Kampung Putali. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan bagian dari agenda politik, melainkan bentuk penghormatan terhadap adat dan undangan masyarakat.
” Terima kasih atas semua doa dan dukungan. Saya hadir di sini karena undangan adat, bukan untuk kepentingan politik sesaat,” ujarnya.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…