

Kapal-kapal kecil saat sandar di Pelabuhan Jayapura pada Desember lalu. BPBD menyebut, beberapa wilayah perairan diperkirakan akan mengalami gelombang tinggi. (foto:Elfira/Cepos)
Gubernur: Kepala Daerah Harus Turun Langsung Saat Bencana
JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk segera menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.
Hal tersebut disampaikan gubernur menyusul kondisi cuaca yang mulai mengalami perubahan di sejumlah wilayah di Papua khususnya menjelang Idulfitri.
Gubernur menekankan pentingnya koordinasi yang intens antara BPBD dan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat ketika bencana terjadi.
“Lakukan koordinasi yang intens dengan semua stakeholder terkait sehingga penanganan segera bisa dilakukan,” ujarnya,
Ia juga meminta para kepala daerah untuk turun langsung ke lapangan apabila terjadi bencana. Menurutnya, kepala daerah harus hadir sebagai simbol kepemimpinan dalam penanganan situasi darurat.
“Para kepala daerah, termasuk saya, harus turun langsung apabila terjadi bencana. Jangan dibiasakan hanya staf atau anak buah yang turun ke lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya, mengatakan kondisi cuaca saat ini perlu diwaspadai karena mulai terjadi perubahan yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Ia menjelaskan, beberapa wilayah perairan diperkirakan akan mengalami gelombang cukup tinggi. “Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di perairan Jayapura, Sarmi, Mamberamo, Biak, Kepulauan Mapia, Yapen, hingga wilayah utara Biak,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (13/3).
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…