Categories: BERITA UTAMA

Jangan Hanya Karena Kenal Atau Dekat

Banyak Kepala Daerah Ditangkap, Pilih Pemimpin yang berintegritas

JAYAPURA – Maraknya operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah kembali mengingatkan publik bahwa korupsi di tingkat pemerintahan daerah masih menjadi persoalan serius. Pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta masyarakat agar lebih cerdas memilih pemimpin dalam Pemilihan kepala daerah (Pilkada) tentu patut diperhatikan.

Pesan ini mengandung harapan agar masyarakat tidak lagi memilih pemimpin secara pragmatis, misalnya karena pemberian uang, bantuan sesaat, atau janji-janji yang tidak realistis.Peringatan tersebut muncul setelah sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi terjaring operasi tangkap tangan dalam kurun waktu relatif berdekatan, mulai dari Jawa, Sumatera, hingga wilayah lain di Indonesia.

Fakta ini menunjukkan bahwa korupsi kepala daerah bukan persoalan yang terjadi di satu wilayah tertentu saja, tetapi merupakan masalah yang tersebar di berbagai daerah diseluruh Indonesia. Karena itu, penting untuk melihat persoalan ini secara lebih jernih. Kepada Cenderawasih Pos, dosen Hukum Tata Negara Lily Bauw berpandangan bahwa korupsi ditingkat kepala daerah tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan karakter suatu daerah atau tingkat kemajuan dari suatu wilayah semata.

Hal ini ia sampaikan mengingat di daerah yang secara ekonomi maju dan memiliki sistem pemerintahan yang relatif mapan pun, kasus korupsi tetap terjadi. Artinya, persoalan utamanya tidak terletak pada daerahnya, melainkan pada bagaimana sistem politik lokal bekerja serta bagaimana kekuasaan dikelola di tingkat daerah.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

8 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

9 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

10 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

11 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

12 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

13 hours ago