Karena itu, yang dibutuhkan bukan sekadar saling menyalahkan, tetapi upaya bersama untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan daerah. Karena, pada akhirnya, memilih pemimpin bukan hanya soal menentukan siapa yang memimpin 5 (lima) tahun ke depan. Tetapi pilihan itu akan menentukan arah pembangunan daerah, kualitas pelayanan publik, dan masa depan masyarakat itu sendiri. “Jika masyarakat semakin kritis dan sistem politik juga diperbaiki, harapannya Pilkada dapat benar-benar melahirkan pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan mengaku tak heran jika Reno Salampessy menjadi salah satu pilar…
emerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM setempat menargetkan pembangunan 13…
PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…