Categories: SENTANI

Pelayanan Sampah Terkendala BBM dan Pergantian Petugas

SENTANI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura mengakui bahwa pelayanan pengangkutan sampah belum berjalan maksimal dalam beberapa waktu terakhir. Kendala tersebut disebabkan oleh masalah pemblokiran barcode BBM subsidi serta proses pergantian tenaga kerja di awal tahun kerja 2026.

Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggeng, menjelaskan bahwa pelayanan kebersihan sempat terganggu sejak lokasi pelayanan kembali dibuka pada 24 Desember lalu.

“Salah satu penyebab utama adalah terblokirnya barcode BBM subsidi kendaraan pengangkut sampah. Pelayanan sempat tidak maksimal karena barcode BBM subsidi terblokir. Proses perbaikannya harus melalui BPH Migas di pusat, sehingga membutuhkan waktu,” ujar Salmon, Rabu (14/1).

Ia menambahkan, selain kendala barcode BBM, gangguan pada mesin pompa BBM di salah satu SPBU juga turut memperlambat pelayanan. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas pengangkutan sampah terhambat hingga hampir dua pekan.

“Kendala lainnya adalah gangguan pada pompa BBM, khususnya untuk solar subsidi, sehingga kendaraan pengangkut tidak bisa dilayani secara optimal,” jelasnya.

Salmon mengungkapkan, dari total 16 barcode BBM kendaraan DLH, saat ini 12 sudah kembali aktif, sementara empat lainnya masih dalam proses penyelesaian. Pemblokiran tersebut dilakukan BPH Migas karena adanya dugaan transaksi BBM yang tidak wajar oleh beberapa pengemudi sebelumnya.

“Penilaian itu langsung dari BPH Migas, bukan dari Pertamina atau pihak SPBU. Karena itu kami juga melakukan evaluasi internal, termasuk mengganti seluruh sopir yang bermasalah,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

8 hours ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

12 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

13 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

14 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

15 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

16 hours ago