Selain persoalan BBM, pelayanan kebersihan juga terkendala oleh kebijakan penyesuaian program di awal tahun 2026 yang disesuaikan dengan prioritas Bupati dan Wakil Bupati Jayapura. DLH melakukan pergantian tenaga kerja, mulai dari sopir pengangkut, pengawas, hingga tenaga penyapu jalan.
“Pergantian petugas ini memang sempat menimbulkan kendala di lapangan. Namun kami optimistis dalam minggu ini seluruh proses pergantian bisa diselesaikan agar pelayanan kebersihan kembali berjalan maksimal,” kata Salmon.
Ia juga menyampaikan bahwa langkah pembenahan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil review dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua yang dilakukan pada Agustus serta Oktober–November tahun lalu.
“Rekomendasi BPK kami tindak lanjuti, baik dari sisi administrasi maupun peningkatan kinerja di lapangan. Tujuannya agar wajah Kota dan Kabupaten Jayapura menjadi lebih bersih dan tertata,” terangnya.
DLH Kabupaten Jayapura berharap, dengan aktifnya kembali kendaraan pengangkut sampah dan penataan ulang tenaga kerja, pelayanan kebersihan dapat segera normal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…
Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…
Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…
Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…