

Tampak mobil Toyota Alphard Fire Fair warna putih plat nomor polisi B 2016 PBL, yang mengalami kerusakan akibat menabrak tiang Telkom dan masuk saluran air di Jalan Raya Sentani Abepura dekat tikungan Rumah Makan Yogwa, Minggu (14/7) kemarin. (Foto dari tangkapan layar vidio di Medsos yang beredar di WAG)
SENTANI-Nasib sial dialami supir inisial KPR, pekerjaan swasta yang mengemudikan mobil Toyota Alphard Fire Fair warna putih plat nomor polisi B 2016 PBL. Supir diduga sempat mengantuk saat mengemudi dan akhirnya mobil masuk ke selokan dan menabrak tiang Telkom milik PT Lintas Arta di Jalan Raya Sentani Abepura, dekat tikungan RM Yougwa, sekitar 07.10 WIT, Minggu (14/7) kemarin.
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Baharudin Buton membenarkan peristiwa Laka tunggal tersebut. Korbannya hanya supir inisial KPR yang mengalami luka di kepala dan telah dilarikan ke RS Dian Harapan untuk diberikan pertolongan.
“Kejadiannya sekitar jam 07.10 WIT, tepatnya berada di Jalan Raya Sentani Abepura, dekat Rumah Makan Yogwa. Dari keterangan saksi, saat itu korban laju kendaraan dari arah Jalan Raya Sentani menuju Abepura, diduga saat mengemudi sempat tertidur dan sementara mobil dalam kecepatan, kemudian supir terbangun sudah terjadi kecelakaan atau sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan tersebut,”katanya.
Dari kejadian itu, mobil masuk selokan dan menabrak tiang Telkom milik PT Lintas Arta dan supirnya mengalami luka benturan di kepala dan akhirnya dilarikan ke RS Dian Harapan.
Ditambahkan, dari informasi sebelumnya, supir baru saja mengantar rekannya atau tamu ke Bandara Sentani dan mau jalan kembali ke arah Abepura, namun dalam perjalanan terkena musibah tersebut.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…