

Personel Bhabinkamtibmas Polsek Kemtuk Gresi saat mengajari warga membaca dan menulis dalam program Gabus, Kamis (8/5) lalu. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Untuk pelayanan ke masyarakat, khususnya dalam memberantas buta aksara, Polres Jayapura masih menjadikan gerakan baca tulis (Gabus) menjadi program prioritas.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen mengatakan, program Gabus merupakan salah satu program prioritas Polres Jayapura. Sudah beberapa tahun program ini dijalankan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Jayapura, khususnya yang tinggal di daerah perkampungan. Mereka yang tidak bisa membaca dan menulis diajari dengan baik oleh personel Polres Jayapura.
Dicontohkan, personel Bhabinkamtibmas Polsek Kemtuk Gresi mendatangi rumah – rumah 6 peserta didik yang ada di Kampung Bring Distrik Kemtuk Gresi Kabupaten Jayapura mengajarkan peserta didik membaca dan menulis. Ini dilakukan dengan cara jemput bola menyambangi satu persatu rumah warga.
“Kegiatan belajar dilakukan di setiap rumah ataupun halaman peserta didik. Walau jarak kampung berada di perbukitan, melalui Bhabinkamtibmas kami tetap konsisten mengajarkan mereka baca tulis,” ujarnya, Minggu (12/5) kemarin
Program Gabus ini bervariasi, ada yang diajarkan mulai dari mengenal huruf, menulis maupun mengeja huruf menjadi sebuah kalimat. Hal ini dikarenakan latar belakang para peserta didik yang berbeda, ada yang pernah sekolah dan ada yang tidak bersekolah sama sekali.
“Kami harap program Gabus tetap berjalan dengan baik dan diterima masyarakat, karena ini untuk membantu masyarakat terbebas dari buta aksara membaca dan menulis, sekaligus bagai bentuk kepedulian dan perhatian Polres Jayapura untuk masyarakat Kabupaten Jayapura,’’tandasnya.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…