Categories: PEGUNUNGAN

Pembukaan Noken Street Fashion Bakal Dihadiri Staf Ahli Mentri Parawisata

WAMENA – Pemda Jayawijaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memastikan jika Noken street Fashion yang akan dilakukan pada 15-16 mei ini masuk dalam Kharisma Even Nasional Nusantara (KEN), sehingga dalam pelaksanaannya yang pertama bakal adanya tamu dari Kementerian Parawisata yakni Staf Ahli Menteri, dan ada 6 orang tim anggota yang akan bersama-sama hadir di Wamena.

Kabid Destinasi dan Promosi Parawisata Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Jayawijaya, Naftali. Frans Rumbiak, SS. MM menyatakan KEN adalah kegiatan promosi pariwisata yang dibuat manjadi jadwal secara nasional, Lalu 100 kegiatan atau iven yang dibilang cukup baik itu adalah noken street fashion salah satunya.

“jadi karena agenda ini sudah masuk dalam KEN maka staf ahli dari mentri parawisata juga akan hadir untuk memberikan penilaian dalam pelaksanaannya, sebab agenda yang pertama dilakukan secara terpisah dari iven FBLB yang diselenggarakan tiap tahun,”ungkapnya Sabtu (11/5) kemarin

Kata Naftali, Pihaknya sangat berharap dengan adanya kegitan ini mama -mama yang punya hasil tas rajutan atau noken ini tidak hilang tetapi akan semakin berkembang, sehingga akan menjadi salah satu daya tarik fashion ataupun mode yang bisa memberikan peningkatan pendapatan ekonomi bagi pengrajin, desiner, maupun juga masyarakat yang memiliki keahlian khusus dalam pembuatan anyaman-anayaman.

“kami juga berharap dari provinsi Papua Pegunungan  untuk kehadirannya membantu dan mendukung dalam kegiatan ini karena ini kegiatan nasional, bukan lagi cakup kabupaten.”katanya

Ia juga mengaku jika UMKM yang akan terlibat termasuk desiner, kalau desinernya sudah 12 UMKM yang nanti yang di targetkan itu sekitar 20, ternyata sampai hari ini sudah lebih dari 20 yang sudah mendaftar kepada panitia.

“UMKM ini juga ada yang sudah masuk dalam kategori kuliner khas papua, kuliner khas jayawijaya, kemudian ada juga kuliner Nusantara serta aksesoris-aksesoris, Lalu yang paling menonjol sebenarnya UMKM yang bergerak dibidang kopi yang akan dijual baik dari wamena dan tiom.” Kata Kabid Destinasi Disbudpar Jayawijaya

Naftali juga menambahkan jika fashion yang akan menjadi satu hal yang menarik, karena ada produk-produk yang kreatif yang sudah dibuat oleh para pengrajin, kemudian para desiner sehingga panitia berharap para tamu-tamu yang datang bukan sekedar nonton dan melihat tetapi bisa membelanjakan hasil-hasil karya yang sudah dibuat dan dijual.

“ semua produk yang dihasilkan dari Noken, Kuliner dan lain -lain diperjual belikan, sehingga kami berharap ada Kerjasama dari pengunjung untuk bisa ambil bagian untuk membeli hasil kerajinan tangan yang nantinya dipamerkan,” tutupnya. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

11 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

11 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

12 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

12 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

13 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

13 hours ago