

AKP Sugarda A.B. Trenggoro (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI -Hingga saat ini Satuan Reskrim Polres Jayapura masih melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di tempat sampah yamg berada di Jalan Tabita, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu, (9/3) lalu.
Kapolresta Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B. Trenggoro, mengatakan, pihaknya saat ini belum mengetahui siapa yang sengaja membuang mayat bayi di bak pembuangan sampah di Jalan Tabita, Sentani.
“Kami belum menemukan siapa pembuang mayat bayi di bak sampah, termasuk siapa ibu yang melahirkan bayi tersebut. Kami masih cek CCTV di area yang dekat dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP),’’ ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, Selasa (12/3)kemarin.
Kasatreskrim menjelaskan, Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura telah mengamankan dan mengevakuasi mayat bayi tersebut ke RS. Bhayangkara. ‘’Dari hasil olah TKP adapun barang bukti yang diamankan diantaranya 1 kantong plastik warna hitam, 3 buah baju pembungkus bayi berwarna putih, biru dongker bergambarkan bunga dan baju ungu polos, diduga bayi tersebut sengaja dibuang dan diperkirakan sudah lebih dari 1 hari,”imbuhnya.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…