Categories: SENTANI

Kunjungi Puskesmas Harapan, Menkes Berikan Antropometri Kit

Rencana Menyusul 12 Alat USG untuk  Puskesmas

SENTANI -Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengunjungi UPTD Puskesmas Harapan, Distrik  Sentani Timur, sekaligus menyerahkan bantuan  untuk pelayanan di  Posyandu berupa antropometri kit dan bertemu dengan kader siaga malaria (Siamal), didampingi Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, Kepala Dinas Kesehatan Papua Robby Kayame dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie, Kamis (11/10).

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus dilakukan lebih promotif dan preventif bukannya kuratif, karena lebih menjaga rakyat tetap sehat bukan mengobati yang sakit, sehingga pelayanan lebih ke Puskesmas dan Posyandu bukan ke rumah sakit.

  Menkes juga melihat prevelensi angka stunting di Papua masih tinggi dan dibutuhkan penanganan yang khusus, mulai dari bayi dalam kandungan harus diperhatikan dan bisa dicek kesehatannya dengan menggunakan alat USG.

‘’Kami akan dibantu alat USG ke Puskesmas di Kab Jayapura  supaya tahu pertumbuhan bayi apakah stunting atau tidak sehingga tidak tunggu sampai lahir.  Jika sudah lahir usia paling kritis 6 sampai 12 bulan karena saat itu ASI tidak eksklusif lagi, maka bayi harus diberikan makanan tambahan untuk per kembangan otaknya.

Jika otak  tidak bisa berkembang akhirnya bayi lambat berpikir dan berkembang sehingga mempengaruhi tingkat kecerdasan.  Usia bayi 6 bulan ke atas harus diberikan nutrisi cukup berupa makanan tambahan seperti  telur dan ikan, daging ayam dan daging sapi,’’ungkapnya.

Selain membahas soal penanganan stunting, Menkes juga membahas soal penyakit malaria. Menkes akan membantu dalam hal obat- obatan dan lainnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie mengaku sangat senang atas kunjungan Menkes RI ke Kabupaten Jayapura. “Kita harapkan Pak Menkes berkunjung ke tempat ini nanti ada dukungan untuk Puskesmas berupa  alat USG. 

Di Kabupaten Jayapura baru ada 6 alat USG di Puskesmas dan ditempatkan di daerah terjauh seperti di Yapsi, Unurumguay, Sawoi, Geyem  “Kami sudah mintakan alat USG di Menkes dan tahun ini akan dibantu 12 alat USG yang akan dipasang di beberapa Puskesmas,’’imbuhnya.(dil/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

41 minutes ago

Patroli Satgas Keamanan Identik Pengejaran Berujung Operasi Tempur

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…

2 hours ago

Tiga Jenazah Korban Jembatan Putus Ditemukan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…

3 hours ago

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

1 day ago

Maraknya Kebakaran, Wali Kota Minta Damkar Siaga Penuh

Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…

1 day ago

Bupati Keerom: Perlunya Juknis Penggunaan Dana Otsus

Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…

1 day ago