

Tim Jibom Gegana Brimob Polda Papua melakukan evakuasi mortir yang diduga bekas peninggalan perang dunia ke dua, Senin (8/6). (foto:humas)
SENTANI – Kepolisian bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua berhasil mengevakuasi satu buah bom jenis mortir yang ditemukan warga di Kompleks Wawung depan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Minggu (7/6).
Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga bahan peledak berbahaya. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan Polres Jayapura dan Polsek Sentani Kota segera melakukan pengamanan lokasi guna memastikan keselamatan masyarakat di sekitar tempat kejadian.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Pamapta Regu II Polres Jayapura IPDA M. Irdiansyah Ramadhan, menjelaskan bahwa langkah cepat pengamanan dilakukan untuk menghindari potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh benda berbahaya tersebut.
Setelah melalui prosedur penanganan bahan peledak sesuai standar operasional, pada pukul 11.05 WIT tim berhasil mengamankan satu buah bom jenis mortir dan memasukkannya ke dalam kendaraan dinas Den Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk dibawa ke lokasi yang aman guna penanganan lebih lanjut.
“Berdasarkan informasi yang dihimpun, mortir tersebut diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan oleh seorang warga pada Sabtu (6/6),” jelasnya dalam rilisnya
Page: 1 2
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…