Categories: SENTANI

Polisi Bubarkan Massa KNPB di BTN Matoa

SENTANI – Aparat Kepolisian wilayah  Polres Jayapura membubarkan massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang berkumpul di Kompleks BTN Matoa Sentani, Sabtu (6/12), setelah kelompok tersebut membawa atribut KNPB dan melakukan tindakan yang dinilai mengganggu keamanan serta meresahkan masyarakat.

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K menjelaskan, kejadian bermula ketika personel Kepolisian melakukan monitoring terhadap pergerakan massa ULMWP dan KNPB yang hendak mengikuti peringatan HUT ke-11 ULMWP di GOR STT GIDI Stakin Sentani. Kegiatan itu dikemas dalam agenda Natal gabungan, namun massa KNPB diketahui membawa bendera dan atribut organisasi.

“Insiden pertama terjadi sekitar pukul 09.30 WIT ketika massa merampas dan membanting handphone milik seorang anggota yang sedang melakukan pemantauan. Selang 19 menit kemudian, pukul 09.49 WIT, anggota lainnya menjadi korban penganiayaan saat melintas di Jalan Matoa. Kedua anggota berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut,”katanya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (6/12).

Informasi dari masyarakat juga menyebutkan bahwa massa KNPB di BTN Matoa melakukan sweeping identitas, pemeriksaan handphone warga, serta pungutan liar terhadap pengendara yang melintas.

“Mendapat laporan tersebut, saya memerintahkan personel yang siaga untuk mengambil langkah represif. Pasukan gabungan dari Polres Jayapura, Dalmas Polda Papua, dan Sat Brimob kemudian dikerahkan menuju lokasi,”jelasnya

Menurut Kapolres, Setibanya di BTN Matoa, aparat memberikan imbauan agar massa membubarkan diri karena kegiatan mereka tidak memiliki izin dan telah mengganggu ketertiban umum.

“Namun setelah lebih dari 15 menit, massa tetap tidak mengindahkan imbauan dan justru melakukan perlawanan. Aparat akhirnya mengambil tindakan tegas, profesional, dan terukur untuk membubarkan massa. Dalam waktu sekitar 10 menit, situasi berhasil dikendalikan,”terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

14 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

21 hours ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

22 hours ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

23 hours ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

24 hours ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago