

Nampak salah satu Alfamidi, di Kabupaten Jayapura, yang tengah melakukan promo didepan tokonya, Senin (7/4) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Bupati Jayapura Yunus Wonda akan menyurati Alfamart dan Alfamidi di Kabupaten Jayapura agar tidak lagi menambah cabang baru.
Hal ini guna mencegah terjadinya monopoli pasar dagang, yang akhirnya akan melumpuhkan usaha kios-kios kecil dari masyarakat, maupun pelaku UKM dan UMKM di Kabupaten Jayapura.
Bupati Wonda menjelaskan bahwa dirinya sudah meminta kepada Sekda Kabupaten Jayapura agar mengeluarkan surat kepada Alfamart, Alfamidi dan semua jenisnya untuk tidak boleh menambah cabang di Kabupaten Jayapura.
“Yang sudah ada boleh berjalan, tetapi tidak boleh ada lagi penambahan. Karena kehadiran mereka dapat menghambat dan mematikan perkembangan UKM-UKM yang ada, kios-kios kecil yang ada juga ikut mati,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Minggu (6/4) lalu.
Diakuinya, dalam usaha perdagangan, dibutuhkan semua kegiatan perdagangan baik itu kios kecil, warung, UKM dan UMKM untuk hidup, tidak boleh satu saja yang menguasai pasar.
Page: 1 2
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…