Categories: SENTANI

SMK Negeri 5 Penerbangan Resmikan Ruang Praktik Siswa Senilai Rp 4,9 Miliar

SENTANI – SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu meresmikan ruang praktik siswa Program SMK Pusat Keunggulan (PK) skema reguler tahun 2025.  Pembangunan ruang praktik beserta pengadaan peralatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa sehingga siap bersaing dan terserap di dunia kerja, khususnya di bidang penerbangan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikleuw mengatakan, fasilitas praktik tersebut sangat penting bagi siswa SMK yang menekankan pembelajaran berbasis keterampilan.

Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki kemampuan praktik yang kuat agar dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

“Harapannya ketika mereka keluar dari sini, mereka bisa terserap di dunia kerja, terutama di Kabupaten Jayapura maupun di Papua. Kita tidak ingin lagi tenaga kerja dari luar yang mendominasi, tetapi anak-anak dari daerah ini sudah siap bekerja,” ujarnya, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan, pendidikan di SMK tidak hanya berfokus pada teori, tetapi lebih menekankan pada pengasahan keterampilan. Karena itu, keberadaan ruang praktik dan peralatan yang memadai akan sangat membantu siswa mengembangkan kemampuan mereka.

“SMK itu hasilnya adalah skill. Anak-anak tidak bisa hanya belajar teori saja, tetapi kemampuan mereka harus terus diasah. Dengan adanya gedung dan peralatan ini, siswa bisa langsung praktik sehingga ketika lulus mereka sudah siap bekerja,” jelasnya.

Amelia juga menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana memberikan dukungan lebih lanjut bagi siswa berprestasi, termasuk kemungkinan mengirim satu hingga dua siswa untuk melanjutkan pendidikan pilot guna memperoleh lisensi terbang.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu, Drs. Budi Riyanto mengungkapkan rasa syukur atas peresmian ruang praktik tersebut yang akan menunjang proses pembelajaran siswa.

“Di SMK, pembelajaran itu 70 persen praktik dan 30 persen teori. Puji Tuhan dengan adanya fasilitas ini, terutama untuk jurusan Airframe & Power Plant, sistem pembelajaran tersebut dapat benar-benar diterapkan,” katanya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima sekolah berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam program SMK Pusat Keunggulan reguler tahun 2025.

Menurutnya, SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu menjadi satu-satunya sekolah di Papua yang mendapatkan bantuan tersebut pada skema reguler, khususnya untuk konsentrasi Airframe & Power Plant atau mekanik pesawat udara.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena untuk konsentrasi Airframe & Power Plant di Indonesia hanya kami yang mendapat bantuan ini. Dengan peralatan yang sesuai dengan jurusan mereka, proses belajar mengajar akan lebih fokus dan maksimal,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Serpihan Bom Akhirnya Ditemukan

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…

1 day ago

Dua Prajurit TNI Disebut Tewas Dalam Kontak Tembak

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…

1 day ago

Pemerintah Diingatkan Segera Menyiapkan Langkah Antisipatif

Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…

1 day ago

Jawab Isu “Pesta Babi”, Mentan Amran Sebut Pesta Pangan

“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…

1 day ago

Tak Heran Pelaksanaan MBG Carut Marut

Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…

1 day ago

Mengapa Biak Banyak Ditemukan Amunisi Bekas Perang Dunia

Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…

2 days ago