Budi berharap ke depan pemerintah daerah, provinsi maupun kementerian terkait dapat terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sekolah penerbangan tersebut.
Ia menilai, kebutuhan tenaga kerja di bidang penerbangan di Papua cukup besar mengingat hampir setiap distrik atau kecamatan memiliki bandara. “Anak-anak inilah yang kami siapkan agar nantinya bisa mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor penerbangan,” katanya.
Sebelumnya, kegiatan praktik siswa juga didukung oleh beberapa maskapai dan operator penerbangan seperti AMA dan Trigana Air melalui program praktik kerja industri. Namun dengan adanya fasilitas praktik sendiri di sekolah, siswa kini dapat belajar dan berlatih lebih leluasa tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pihak luar.
Adapun bantuan yang diterima SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu mencapai Rp4,9 miliar, yang terdiri dari pembangunan ruang praktik siswa, pengadaan peralatan praktik, serta program pendidikan dan pelatihan bagi tenaga pengajar dan siswa. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua mulai mendorong percepatan pemanfaatan energi terbarukan sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan…
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan…
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan…
Meski demikian penerimaan mahasiswa baru di UNIKA tahun ini ini bersifat terbatas karena banyak faktor,…
Tim Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua mengamankan tiga orang terduga pelaku kasus penadahan…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…