

Mama-mama OAP noken dalam agenda persiapan festival FDS, Sabtu (29/11) lalu. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus menjaga dan melestarikan noken sebagai warisan budaya Papua, bertepatan dengan peringatan Hari Noken pada 4 Desember.
Plt. Sekda Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, menjelaskan bahwa noken bukan hanya sekadar tas tradisional, tetapi simbol budaya yang harus terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi penerus.
“Noken merupakan warisan budaya. Pada momentum seperti peringatan 4 Desember ini, mari kita mengangkat kembali noken. Penggunaan noken baik dilakukan dalam setiap momentum. Jika terus dikenalkan, noken akan semakin dikenal luas,” ujarnya, Kamis (4/12).
Ia mendorong seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Jayapura untuk menjadikan noken sebagai bagian dari gaya hidup, terutama pada hari-hari tertentu. Menurutnya, penggunaan noken dapat menggantikan tas modern dan menjadi wadah praktis untuk membawa berbagai keperluan.
“Kita memiliki lebih dari 5.000 pegawai. Kalau semua memiliki dan menggunakan noken pada momentum tertentu, tentu akan sangat baik,” katanya.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…