Selain melestarikan budaya, penggunaan noken secara masif juga dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya para pengrajin noken di kampung-kampung. “Dengan banyak pegawai membeli dan memakai noken pada hari-hari tertentu, itu akan berdampak pada perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Yusuf juga mengingatkan pentingnya memberi contoh dalam mempromosikan budaya sendiri. Menurutnya, di era media sosial seperti saat ini, penggunaan noken oleh masyarakat lokal akan lebih mudah dikenal dunia.
“Jangan sampai kita yang memiliki noken hanya menyosialisasikan, tetapi kita sendiri tidak menggunakannya,” tegasnya. Pemerintah berharap gerakan kolektif penggunaan noken ini dapat menjadi langkah nyata untuk menjaga, merawat, dan memperkuat identitas budaya Papua. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan Papua Sri Utami mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan MBG sebagai bagian…
“Program MBG sangat strategis bagi Papua karena mendukung 'Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis’…
‘’Pelakunya 2 orang. Satu membawa parang dan satu pelaku lainnya membawa pisau. Luka besar pada…
Ini terlihat di dua rumah sakit pemerintah yakni RSJ Abepura dan RSUD Jayapura. Bahkan untuk…
Persipura kini masih berada pada peringkat ketiga dengan koleksi 33 poin. Mereka hanya terpaut satu…
”Sehingga pada malam ini saya selaku kepala Basarnas, selaku SAR Coordinator mendeklir bahwa operasi pencarian…