Selain melestarikan budaya, penggunaan noken secara masif juga dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya para pengrajin noken di kampung-kampung. “Dengan banyak pegawai membeli dan memakai noken pada hari-hari tertentu, itu akan berdampak pada perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Yusuf juga mengingatkan pentingnya memberi contoh dalam mempromosikan budaya sendiri. Menurutnya, di era media sosial seperti saat ini, penggunaan noken oleh masyarakat lokal akan lebih mudah dikenal dunia.
“Jangan sampai kita yang memiliki noken hanya menyosialisasikan, tetapi kita sendiri tidak menggunakannya,” tegasnya. Pemerintah berharap gerakan kolektif penggunaan noken ini dapat menjadi langkah nyata untuk menjaga, merawat, dan memperkuat identitas budaya Papua. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…