BPBD menemukan masih adanya aktivitas penebangan liar di sejumlah titik rawan, termasuk daerah pinggiran yang rentan longsor. Lenny menyebut, deposit longsoran di sejumlah lereng Gunung Siklop masih tersimpan dan berpotensi jatuh sewaktu-waktu bila tidak ada upaya menjaga lingkungan.
Selain itu, perilaku membuang sampah sembarangan juga menjadi penyebab utama banjir genangan. Pada kejadian banjir sebelumnya, banyak ditemukan sampah plastik dan kayu yang menyumbat aliran air.
“Kita sering berpikir tidak apa-apa buang satu botol, padahal dampaknya besar. Banjir kemarin penuh dengan sampah. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komitmen TSE Group dalam mendukung kemajuan pendidikan di Papua Selatan terus menghadirkan dampak luar biasa…
Pentahbisan gedung gereja GKI Firdaus Yakikma berlangsung secara hikmat dan disaksikan oleh seluruh para tamu…
Keputusan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor 246/L2/SK/KD-PSSI/V/2026 yang disidangkan pada 13…
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…