

Kecelakaan tunggal yang dialami supir truk pengangkut pasir di Jalan Sentani Abepura dekat jembatan kembar dan tidak ada korban jiwa, Senin (30/7) kemarin. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI -Dari data kasus kecelakaan yang terjadi di Wilayah Kabupaten yang ditangani Satuan Lantas Polres Jayapura, sampai dengan saat ini terdapat 8 kasus kecelakaan. Meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2023 dengan jumlah 3 kasus.
“Jadi di tahun 2024 ini terdapat 8 kasus kecelakaan, jika dibanding tahun 2023 dengan jumlah 3 kasus, sehingga ada peningkatan sebanyak 5 kasus sampai saat ini,”ungkap Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, Rabu (31/7) kemarin.
Dijelaskan, untuk korban meninggal dunia di tahun 2023 sebanyak 1 orang, untuk di tahun 2024 sampai saat ini juga memiliki 1 kasus meninggal dunia, sehingga di tahun 2024 ini tidak mengalami peningkatan dalam hal jumlah, sama dengan tahun lalu.
Sedangkan untuk korban luka berat di tahun 2023 ada 1 korban, sedangkan di tahun 2024 memiliki 7 korban, sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 6 korban.
“Sedangkan untuk korban luka ringan di tahun 2023 ada 4 korban. Jika dibandingkan dengan tahun 2024 terdapat 2 korban, sehingga di tahun 2024 mengalami penurunan sebanyak 2 korban,”ujarnya.
Ditambahkan, untuk kerugian materil di tahun 2023 sebanyak Rp 70 juta, jika dibanding dengan tahun 2024 sebanyak Rp 155 juta sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikkan sebanyak Rp 85 juta.”Kami harap kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jayapura tahun ini tidak mengalami peningkatan lagi,”ujarnya.
Menurutnya, faktor terjadinya kecelakaan dominan disebabkan human eror oleh pengemudi. Ada yang disebabkan mengantuk, mengkonsumsi Miras, tidak hati- hati dalam berkendara dan tidak mengecek kondisi kendaraan dan rata- rata korbannya masih pada usia produktif.
“Kami mengimbau kepada para pengemudi saat berkendara diharapkan lebih hati -hati dan waspada. Pastikan saat berkendara tetap dalam kondisi sehat. Tidak mengantuk dan selalu mengecek kondisi kendaraan, termasuk menguasai medan yang dilewati, supaya bisa meminimalisir kecelakaan,’’tandasnya.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…