Categories: PEGUNUNGAN

Penerbangan Perintis Tetap Ikuti Standar Covid -19

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, mengungkapkan bahwa untuk penerbangan perintis dari Wamena sudah beroperasi sejak 22 Juni. Bahkan, saat ini dari Wamena ke distrik -distrik yang tak bisa dilalui dengan jalan darat maupun ke Kabupaten Pemekaran di wilayah Lapago itu izin yang dikeluarkan dalam seminggu itu tiga hari secara berturut -turut.

  “22 Juni kemarin Bandara Wamena dibuka kembali untuk penerbangan sipil itu sudah termasuk penerbangan perintis yang melayani distrik terjauh maupun ke Kabupaten Pemekaran di wilayah Lapago karena kita keluarkan izinnya seminggu itu dilakukan penerbangan 3 hari berturut -turut,” ungkapnya Senin (29/6) kemarin.

Pesawat perintis yang diparkir di Bandara Wamena untuk melayani penerbangan ke Distrik maupun Kabupaten di Wilayah Lapago dari Wamena. ( FOTO: Denny/Cepos )

   Menurutnya, untuk penerbangan perintis yang dilakukan ini tetap dengan Standar Operasional Covid tetap diperhatikan. Artinya masarakat dari distrik dan kabupaten pemekaran yang masuk ke Wilayah Wamena dengan penerbangan perintis ini juga tak luput dari pemeriksaan rapid test oleh petugas di Bandara Wamena.

   “Semua penerbangan sipil yang masuk keluar dari Jayawijaya semuanya harus dilakukan pemeriksaan kita tidak bisa lepas begitu saja, meskipun itu dari Distrik atau wilayah kabupaten Pemekaran di Pegunungan Tengah Papua,” jelas Jhon Banua.

  Ia menegaskan untuk penerbangan perintis yang melayani di wilayah Lapago ini pilot tidak akan mau terbang dengan membawa penumpang yang tak punya hasil pemeriksaan rapid test. Ia juga melihat pada minggu kedua pembukaan bandara ada lonjakan penumpang yang sangat padat dibandara Wamena.

   “Untuk saat ini penerbangan sangat terbatas dan ada lonjakan penumpang baik yang datang dari Sentani Jayapura maupun dari Wamena ke Jayapura semuanya full,” bebernya.

  Lonjakan penumpang ini, Lanjut Bupati dikarenakan ada siswa yang baru lulus sekolah ingin melanjutkan kuliahnya di Jayapura dan ada juga warga yang selama ini tertahan di Jayawijaya ingin kembali ke daerahnya, dan saat ini aksesnya baru ada dan selama ini hanya mengandalkan penerbangan Hercules namun juga terbatas.

  Ia memastikan untuk pemeriksaan Covid -19 di Bandara Wamena bakal lebih diperketat untuk mengawasi arus penumpang yang masuk, karena penyebaran Covid -19 di Jayapura cukup tinggi sehingga di Jayawijaya perlu untuk diperketat dengan tindak lanjuti SOP Covid di Bandara Wamena.

  “Untuk pemeriksaannya apabila penumpang yang non reaktif tetap akan dipantau sampai batas waktu yang harus dilakukan rapid ulang untuk kedua kalinya,” tutup Jhon Banua. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

22 Saksi Diperiksa, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dema-Fefero

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…

6 hours ago

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

16 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago