Categories: PEGUNUNGAN

Masih Ada Penjarahan dan Pencurian, Polisi Diminta Tingkatkan Patroli

WAMENA- Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban membuat warga mulai kesal sebab harta benda dan ternak mereka banyak yang raib. Salah satu Intelektual dari Kurima Okto Hesegem meminta kepada pihak keamanan untuk perhatikan area-area yang mengalami musibah pembakaran kemarin karena ada oknum -oknum yang terus yang melakukan penjarahan dan pencurian terhadap rumah -rumah yang ditinggal pergi pemiliknya.

“Kami sebenarnya menerima pembakaran yang dilakukan dari Wouma atas hingga ke jembatan sebagai konsekuensi konflik, namun sampai dengan saat ini ada oknum -oknum yang memanfaatkan moment ini untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah -rumah yang ditinggal pemiliknya ke pengungsian,”ungkapnya di Wamena Kamis (28/5)

Okto Hesegem juga belum bisa memastikan siapa yang melakukan tindakan penjarahan dan pencurian di rumah warga apakah dari yang terlibat langsung dalam konflik kemarin ataukah ada pihak –pihak luar yang memanfaatkan situasi seperti ini, karena saat ini juga masih ada tertot dan pencurian di rumah warga.

“Kami tidak mau hanya hal sepele atau oknum -oknum pencuri yang melakukan hal ini bisa memunculkan amarah yang bisa memicu konflik susulan lagi, kami tidak mau lagi hal seperti itu terulang, sama -sama kita tahan dan arahkan masyarakat dan bersama -sama menjaga keamanan,” katanya.

Saat ini, semua dalam situasi zona damai sambil menunggu penyelesaian bersama, namun sebelum tahapan itu dilakukan dan selesai semua pihak harus mengikuti apa yang menjadi arahan pemerintah dan tua -tua adat, namun kalau penjarahan dan pencurian ini terus dibiarkan bisa terjadi konflik susulan dan resikonya akan kembali lagi kepada masyarakat.

“Kami mohon pihak keamanan tolong jeli dan memperhatikan hal-hal ini, dan keamanan juga harus tegas dengan meningkatkan patroli agar masalah seperti menjarah rumah, kuasai rumah, pencurian dengan cara membongkar rumah dan mengambil harta benda tidak boleh terjadi,” kata Okto.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

2 hours ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

2 hours ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

3 hours ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

3 hours ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

4 hours ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

4 hours ago