Mantan Bupati Yahukimo juga menegaskan bahwa pemalangan kantor tidaklah tepat karena melanggar etika dan disiplin ASN serta merusak citra instansi pemerintah. Ia mengimbau agar setiap persoalan internal diselesaikan melalui jalur yang benar dan profesional.
Sementara itu, mewakili rekan-rekan ASN, Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Dinas PUPR, Wokonius Kogoya, menyampaikan permohonan maaf atas aksi pemalangan yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk ungkapan ketidakpuasan yang muncul akibat miskomunikasi internal.
“Kami mohon maaf atas kejadian ini. Kami berharap peristiwa serupa tidak akan terulang kembali di masa mendatang. Komunikasi yang baik dan profesionalisme harus menjadi prioritas, tanpa mengaitkannya dengan urusan politik yang sudah berlalu,” beber Wokonius.
Wokonius berharap, dengan dibukanya kembali kantor Dinas PUPR, diharapkan pelayanan kepada masyarakat Papua Pegunungan dapat berjalan lancar dan optimal sesuai dengan tugas dan fungsi instansi tersebut. “Kami berharap ada komunikasi yang baik dari pimpinan sehingga hal -hal seperti ini tidak perlu terjadi dalam kantor ini,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…