Categories: BIAK

Kembalinya Bandara Frans Kaisiepo Sebagai Bandara Internasional

BIAK – Bandara Frans Kaisiepo (FK) Biak resmi kembali berstatus sebagai Bandara Internasional setelah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025. Status ini sekaligus membuka peluang dibukanya kembali sejumlah rute penerbangan internasional yang pernah berjaya, seperti Biak–Honolulu–Los Angeles, Biak–Guam–Tokyo, hingga Biak–Darwin–Sydney.

Sebagai bentuk kesiapan, pada Rabu (20/8) Bandara Frans Kaisiepo melaksanakan Simulasi Pelayanan Penerbangan Internasional yang melibatkan unsur Customs, Immigration, dan Quarantine (CIQ). Simulasi mencakup alur kedatangan dan keberangkatan penumpang maupun kargo internasional.

General Manager Bandara Frans Kaisiepo Biak, Iwan Sanusi, mengatakan bahwa pengembalian status internasional ini bukan sekadar administratif, melainkan strategi pemerintah memperkuat konektivitas global.

Wakil Ketua I DPRK Biak Numfor, Noak Krey, menyampaikan apresiasinya atas kembalinya status internasional tersebut.

“Pertama kita mengucap syukur kepada Tuhan atas kembalinya status Bandara Frans Kaisiepo Biak dari Pemerintah Pusat. Pihak Angkasa Pura sudah melakukan sejumlah simulasi pelayanan untuk peningkatan status ini. Kami di DPRK bersama jajaran memberikan dukungan penuh untuk semua kesiapan pelayanan terpadu sebagai Bandara Internasional, terutama membuka kembali jalur penerbangan internasional di Bandara Biak,” ujar Noak Krey.

Dengan dukungan berbagai pihak, Biak diharapkan dapat kembali berjaya sebagai pusat penerbangan internasional Indonesia di Pasifik, sekaligus motor pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. (il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: BIAKBANDARA

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

12 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

13 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

13 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

14 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

14 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

15 hours ago