

Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi (FOTO:Denny/ Cepos)
Upaya Pengejaran Pelaku Penembakan Bukan Dengan Cara Membunuh Dibalas Dengan Membunuh
WAMENA- Upaya pengejaran terhadap para pelaku penembakan yang terjadi di Muliama dan ruas jalan Wamena Habema, masih terus dilakukan oleh TNI/ Polri.
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan dari TNI, kehadirannya di Wamena saat ini terus membangun koordinasi dengan satuan -satuan TNI yang ada di Papua Pegunungan, namun untuk detail pelaksanaan tak bisa disampaikan kepada publik.
“Yang jelas tahapan- tahapan sudah dilakukan sehingga dalam waktu dekat ada hasil, namun yang saya harapkan bukan kejahatan dibalas dengan kejahatan lagi, namun yang saya harapkan para pelaku bisa menyerahkan diri itu lebih baik agar bisa diproses hukum,”ungkapnya Sabtu (19/9) di Wamena.
Kata Robby Suryadi, dalam penindakan para pelaku penembakan itu yang dikedepankan adalah proses hukum, bukan dengan cara membunuh dibalas juga dengan membunuh, atau darah di balas darah, tentunya hal ini akan terus menebarkan kebencian yang tak ada habisnya dan akan diteruskan turun -temurun.
“Sekali lagi saya ingin sampaikan kepada para pelaku untuk menyerahkan diri, kami tidak ingin lagi menyelesaikan masalah ini dengan cara balas membalas artinya membunuh dibalas dengan membunuh, tentunya ini akan terus menanamkan kebencian,” katanya.
Menurutnya, apabila penindakan dengan cara membunuh dibalas dengan membunuh tentunya tidak akan menyelesaikan permasalahan ini, namun sebaliknya akan memperkeruh situasi saat ini bahkan tentunya akan lebih banyak korban. Oleh karena itu, TNI mengharapkan agar penindakan yang dilakukan lebih kepada prosedur hukum.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…