“Kami mengharapkan para pelaku penembakan ini bisa bertanggungjawab secara hukum terkait kejahatan yang dilakukan, bukan dengan cara pertumpahan darah lagi,” jelas Danrem 172/ PWY.
Ia juga menekankan jika, seluruh korban dari aksi penembakan tersebut adalah masyarakat sipil, tidak pernah TNI menggunakan mereka sebagai agen -agen intelelejen militer. Danrem172/ PWY juga mengimbau kepada masyarakat untuk cerdas, cermat dan bijak dalam mengamati semua media sosial yang berkembang terhadap semua yang berkembang di wilayah Papua Pegunungan.
“Saya melihat dan membaca banyak pemberitaan- pemberitaan yang tak sesuai dengan fakta dan data, sehingga mohon kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial itu yang utama,”beber Brigjen TNI Robby Suryadi. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…