

Pelaksanaan Konsultasi Publik yang dipimpin Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH di wio 1 Kantor Bupati Jayawijaya Rabu (20/8). (Denny/ Cepos)
Guna Menghimpun Kebutuhan Daerah Dalam RPJM
WAMENA – Pemkab Jayawijaya mulai melakukan konsultasi publik dari seluruh unsur yang berkepentingan di wilayah itu guna melakukan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Tahun 2025-2030 guna mengaplikasikan visi dan misi dari pemerintah daerah yang disinkronkan dengan kebutuhan daerah.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan Konsultasi Publik ini perlu dilakukan dalam mendukung visi dan misi pemerintah yang bekerja ditahun pertama sebagai kerangka arah kebijakan pembangunan untuk 5 tahun kedepan.
“Saat ini semua stekholder diundang dulu untuk mengatahui apakah ada hal -hal penting yang belum dimasukan dalam perencanaan pembangunan selama 5 tahun kedepan sehingga bisa memberikan masukan kepada pemerintah daerah,”ungkapnya Rabu (20/8) kemarin.
Menurutnya, dari masukan tersebut akan dirangkum dan di evaluasi bersama dan hasilnya akan dimasukan dalam RPJM kabupaten Jayawijaya, tentunya untuk RPJM ini berbeda dengan 12 quik wins yang masuk dalam 100 hari kerja dan telah dituntaskan, sehingga dalam visi dan misi Kampanye itu yang masuk dalam RPJM.
“12 Quik Wins yang telah terselsaikan dalam 100 hari kerja merupakan penjabaran dari visi dan misi pemerintah, artinya mana yang bisa dilakukan dengan cepat sesuai dengan urgensi yang dihadapi, namun visi dan misi besar ini yang akan masuk dalam RPJM ini,”jelas mantan Dandim 1702/ Jayawijaya.
Page: 1 2
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…
Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…
Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…