

Perayaan Maulid Nabi yang dipusatkan di Halaman SPBU Lasminingsih Wamena Minggu (15/9) kemarin. (foto:Denny/ Cepos)
Meriah, Perayaan Maulid Nabi Muhamad SAW di Jayawijaya
WAMENA– Perayaan Maulid Nabi Muhamad SAW, Umat Muslim di wilayah Papua Pegunungan khususnya di Kabupaten Jayawijaya dipesankan untuk lebih membunyikan sholawat dan pujian -pujian bagi rasul Allah sehingga akan menjembatani umatnya mendapatkan ridho dari Allah SWT.
Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo Jawa Timur KH. Muhamad Hasan Naufal. S.H.I, M.P menyatakan, puji-pujian yang dipanjatkan akan mendapatkan ridho dari Allah SWT yang akan selalu ada di Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya karena karena shalawat itu adalah ibadah yang dilakukan oleh Allah barulah diperintahkan kepada umatnya.
“Jadi saking pentingnya sholawat bagi rasul Allah SAW, maka kami di sini mempunyai misi untuk membunyikan sholawat, karena dengan membunyikan itu dapat menenangkan hati, dapat melenyapkan segala kebencian ataupun provokasi yang terjadi diantara umat muslim,”ungkapnya usai memberikan dakwah kepada ribuan umat muslim yang berkumpul di halaman APMS Lasminingsih Wamena Minggu (15/9) kemarin.
Pengasuh Pondok pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo Provinsi Jawa Timur berpesan agar umat muslim yang ada di seluruh Provinsi Papua Pegunungan lebih khususnya Kabupaten Jayawijaya untuk bahagia selalu dan jangan terlalu banyak berpikir dunia, jangan terlalu banyak memikirkan urusannya orang lain.
“Jika kita menghindari hal -hal itu maka kebahagiaan itu akan datang otomatis, dan kebahagiaan itu akan datang langsung dari sang pencipta, saya sangat menyakini itu, Insyah Allah semua agama mengajarkan tentang hal itu,” Kata KH. Muhamad Hasan Naufal.
Ia juga mengakui baru pertama kali datang ke Wamena, sehingga sangat berkesan baginya sebab cuacanya panas di waktu siang, dan dingin di waktu malam, dinginnya juga belum terbiasa baginya, namun dari penyambutannya dan melihat umat muslim di Wamena sungguh luar biasa yang sudah menyambutnya.
“Saya berterimakasih dengan penyambutan yang diberikan meskipun kami bukan siapa-siapa apabila dibandingkan dengan baginda rasul Allah, tapi ini sangat luar biasa penyambutan yang diberikan oleh teman -teman dan umat muslim di Jayawijaya,” bebernya.
Di tempat yang sama penyelenggara Tabligh Akbar, Lucky Cahyadi menyatakan, acara ini dilakukan untuk rasa syukur atas usia yang diberikan Allah SWT, dan acara ini dibuka untuk umum bagi seluruh umat muslim dyang ada di Kabupaten Jayawijaya tidak harus untuk masjid tertentu saja.
“Kami juga tidak membuat acara ini di masjid tertentu namun dilakukan secara terbuka di lapangan sehingga seluruh umat muslim yang ada di Jayawijaya bisa mengikuti tabligh akbar tersebut dan acara ini dilakukan oleh H Anwarudin dan keluarga,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…